ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PENERAPAN TERAPI BERMAIN DENGAN TEKNIK BERCERITA PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DENGAN PENYAKIT BRONKOPNEUMONIA YANG MENGALAMI KECEMASAN AKIBAT HOSPITALISASI DI RUANG ANAK RSUD JAMPANGKULON PROVINSI JAWA BARAT
Author(s):
TINA AGUSTINA
Tahun:
2024
NIM Mahasiswa:
C1AC23131
Nama Mahasiswa:
TINA AGUSTINA
Nama Penulis:
TINA AGUSTINA
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Terapi bermain, kecemasan, hospitalisasi, bercerita
Abstract :
Hospitalisasi suatu keadaan yang tidak menyenangkan dan penuh stres pada
anak yang dapat menimbulkan kecemasan, Salah satu penanganan yang dapat
dilakukan untuk mengurangi kecemasan pada anak yaitu terapi bermain dengan
teknik bercerita. Dengan bercerita dapat menimbulkan perasaan senang dengan
merangsang hormon endorphin menyebabkan otot menjadi rileks sehingga dapat
menurunkan kecemasan.
Tujuan penelitian Menggambarkan penerapan terapi bermain dengan teknik
bercerita dalam menurunkan tingkat kecemasan anak usia prasekolah saat
hospitalisasi di ruang rawat anak RSUD Jampangkulon.
Metode yang digunakan dalam penerapan ini bersifat deskriptif dengan
desain penelitian studi kasus Pretest Posttest Design, sampel penelitian berjumlah
satu responden, instrumen penelitian lembar observasi tingkat kecemasan.
Rancangan studi kasus dilakukan selama 3 hari yang diberikan kepada An.
M dengan diagnosa kecemasan. Pemberian terapi diberikan 2 kali sehari selama 3
hari dengan waktu 15-20 menit, lokasi penerapan di bangsal anak ruang Ujung
Genteng RSUD Jampangkulon dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi
dokumentasi.
Hasil dari penerapan intervensi terapi bermain dengan teknik bercerita
dilakukan pada 1 responden yaitu Pada An. M sebelum dilakukan penerapan
terdapat kecemasan sedang (4), setelah diberikan terapi bermain dengan teknik
bercerita enam kali pertemuan menunjukkan hasil tidak ada kecemasan (1).
Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi bermain dengan teknik
bercerita terhadap penurunan kecemasan pada anak yang mengalami hospitalisasi.
anak yang dapat menimbulkan kecemasan, Salah satu penanganan yang dapat
dilakukan untuk mengurangi kecemasan pada anak yaitu terapi bermain dengan
teknik bercerita. Dengan bercerita dapat menimbulkan perasaan senang dengan
merangsang hormon endorphin menyebabkan otot menjadi rileks sehingga dapat
menurunkan kecemasan.
Tujuan penelitian Menggambarkan penerapan terapi bermain dengan teknik
bercerita dalam menurunkan tingkat kecemasan anak usia prasekolah saat
hospitalisasi di ruang rawat anak RSUD Jampangkulon.
Metode yang digunakan dalam penerapan ini bersifat deskriptif dengan
desain penelitian studi kasus Pretest Posttest Design, sampel penelitian berjumlah
satu responden, instrumen penelitian lembar observasi tingkat kecemasan.
Rancangan studi kasus dilakukan selama 3 hari yang diberikan kepada An.
M dengan diagnosa kecemasan. Pemberian terapi diberikan 2 kali sehari selama 3
hari dengan waktu 15-20 menit, lokasi penerapan di bangsal anak ruang Ujung
Genteng RSUD Jampangkulon dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi
dokumentasi.
Hasil dari penerapan intervensi terapi bermain dengan teknik bercerita
dilakukan pada 1 responden yaitu Pada An. M sebelum dilakukan penerapan
terdapat kecemasan sedang (4), setelah diberikan terapi bermain dengan teknik
bercerita enam kali pertemuan menunjukkan hasil tidak ada kecemasan (1).
Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi bermain dengan teknik
bercerita terhadap penurunan kecemasan pada anak yang mengalami hospitalisasi.