PENERAPAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DM TIPE 2 DI RUANG TULIP RS BHAKTI MEDICARE CICURUG KABUPATEN SUKABUMI
Author(s):
UJANG SUKMAWAN
Tahun:
2024
NIM Mahasiswa:
C1AC23134
Nama Mahasiswa:
UJANG SUKMAWAN
Nama Penulis:
UJANG SUKMAWAN
Item Type:
Karya ilmiah mahasiswa (tesis, skripsi, KTI, laporan PKL)
Keyword(s):
Diabetes, relaksasi, progresif
Abstract :
Diabetes Mellitus adalah gangguan metabolik yang ditandai oleh tingginya
kadar glukosa darah yang terjadi karena kurangnya produksi insulin, kerja insulin,
atau keduanya. terapi non-farmakologis yang dapat dilakukan pada pasien DM tipe
2 adalah teknik relaksasi otot progresif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui penerapan relaksasi otot progresif terhadap penurunan kadar glukosa
darah pada pasien DM tipe 2.
Relaksasi otot progresif adalah terapi relaksasi dengan gerakan
mengencangkan dan melemaskan otot pada bagian tubuh untuk memberikan
perasaan relaksasi.
Penelitian ini menggunakan desain studi kasus. Subjek dalam penelitian ini
adalah 1 orang pasien diabetes mellitus tipe 2 yang yang sesuai dengan kriteria
inklusi.
Hasil yang didapat yaitu terjadinya penurunan kadar glukosa darah, sebelum
dilakukan terapi relaksasi otot progresif kadar gula darah klien 231 mg/dl dan
setelah dilakukan terapi relaksasi otot progresif turun menjadi 196 mg/dl.
Kesimpulannya relaksasi otot progresif efektif dalam menurunkan kadar
glukosa darah pasien diabetes mellitus tipe 2.
kadar glukosa darah yang terjadi karena kurangnya produksi insulin, kerja insulin,
atau keduanya. terapi non-farmakologis yang dapat dilakukan pada pasien DM tipe
2 adalah teknik relaksasi otot progresif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui penerapan relaksasi otot progresif terhadap penurunan kadar glukosa
darah pada pasien DM tipe 2.
Relaksasi otot progresif adalah terapi relaksasi dengan gerakan
mengencangkan dan melemaskan otot pada bagian tubuh untuk memberikan
perasaan relaksasi.
Penelitian ini menggunakan desain studi kasus. Subjek dalam penelitian ini
adalah 1 orang pasien diabetes mellitus tipe 2 yang yang sesuai dengan kriteria
inklusi.
Hasil yang didapat yaitu terjadinya penurunan kadar glukosa darah, sebelum
dilakukan terapi relaksasi otot progresif kadar gula darah klien 231 mg/dl dan
setelah dilakukan terapi relaksasi otot progresif turun menjadi 196 mg/dl.
Kesimpulannya relaksasi otot progresif efektif dalam menurunkan kadar
glukosa darah pasien diabetes mellitus tipe 2.